Selasa, 03 Februari 2026

Meracik Kesuksesan dari Secangkir Kopi Lokal

Dari Ngopi Iseng Jadi Brand Kopi Hits Se-Indonesia

Perjalanan Hidup

Edward Tirtanata adalah contoh nyata bahwa ide sederhana bisa berkembang jadi bisnis besar kalau dieksekusi dengan serius. Sebelum dikenal sebagai founder Kopi Kenangan, Edward punya latar belakang pendidikan dan karier di bidang keuangan. Hidupnya bisa dibilang sudah “aman”, tapi justru dari situ ia mulai berpikir untuk membangun sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari orang Indonesia.

Awalnya, Edward melihat kebiasaan masyarakat urban yang makin gemar ngopi. Masalahnya, kopi di kafe kekinian sering kali harganya mahal, sementara kopi murah kualitasnya belum tentu konsisten. Dari sini, muncul ide sederhana: gimana kalau bikin kopi enak, pakai bahan lokal, tapi harganya tetap ramah di kantong?



Tahun 2017, Edward bersama rekannya mendirikan Kopi Kenangan. Di awal perjalanan, Kopi Kenangan bukan langsung besar. Mereka fokus di rasa, branding yang relate sama anak muda, dan lokasi gerai yang strategis. Nama menu yang unik dan konsep “kopi lokal rasa global” bikin brand ini cepat dikenal, terutama di kalangan mahasiswa dan pekerja muda.

Seiring waktu, Kopi Kenangan tumbuh cepat. Gerainya makin banyak, sistem pemesanan makin canggih lewat aplikasi, dan brand-nya makin kuat di media sosial. Dari sekadar tempat beli kopi, Kopi Kenangan berubah jadi bagian dari gaya hidup anak muda masa kini.


Pelajaran yang Diperoleh

Dari kisah Edward Tirtanata, kita bisa belajar bahwa bisnis nggak selalu harus dimulai dari ide yang rumit. Justru, banyak peluang besar lahir dari kebiasaan sehari-hari yang sering kita anggap biasa. Kuncinya adalah peka melihat masalah dan berani mencoba solusi yang berbeda.


Selain itu, kesuksesan Kopi Kenangan menunjukkan pentingnya konsistensi dan adaptasi. Dunia bisnis terus berubah, apalagi tren anak muda. Dengan memanfaatkan teknologi, media sosial, dan branding yang tepat, bisnis bisa tetap relevan dan terus berkembang mengikuti zaman.

Dengan memanfaatkan sistem digital, aplikasi pemesanan, dan pemasaran berbasis data, bisnis dapat berkembang lebih cepat dan efisien. Hal ini membuktikan bahwa wirausaha kekinian tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pada sistem dan strategi yang mendukung.

Kesimpulan

Kisah Edward Tirtanata membuktikan bahwa pengusaha muda bisa sukses tanpa harus menunggu semuanya sempurna. Dengan ide yang sederhana, eksekusi yang serius, dan keberanian mengambil risiko, sebuah bisnis bisa tumbuh besar dan berpengaruh. Kopi Kenangan menjadi contoh bahwa wirausaha kekinian bukan cuma soal jualan produk, tapi juga tentang membangun brand, pengalaman, dan kedekatan dengan konsumennya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar